Halaman

Serahkan Pada Ahlinya | Jasa Bangun Rumah Mojokerto (Judul Ala SEO, Hahaha...)

Serahkan Pada Ahlinya

Kami memutuskan untuk membeli rumah di samping rumah mertuaku. Dengan mencicil semampunya. Dan langsung membangun. Dengan mencicil dengan akad 20 juta perminggu.

Sungguh perbuatan yang tidak biasa bagi kami. Diatas kertas, uang kami tidak mencukupi. Apalagi jika menggunakan jasa profesional, kontraktor yang berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam hal bangun membangun rumah dan perumahan.

Akan lebih murah jika kami pakai saja tukang, beli material sendiri, bayar semampunya, pasti lebih murah. Walau lebih melelahkan dan memaksa kami harus belajar banyak. 

Namun seperti jika beberapa calon pengguna jasa kontraktor kami saat meminta tenaga kami saja, sisanya mereka yang urus pembangunan rumah mereka. Ini jawabannya:
  1. Resiko jika material datang terlambat, maka tukang jadi tidak bekerja di hari itu. Jika tukang tetap dibayar, kasihan pemberi pekerjaan. Jika tukang tidak dibayar karena tidak ada pekerjaan, maka kasihan tukangnya. Kesalahan pada mobilitas material, tukang jadi korbannya.
  2. Resiko kami susah melakukan koordinasi, malah pembangunan jadi lebih lama, malah jadi lebih boros.
  3. Ada teori, ada pengalaman. Kontraktor dengan pengalaman lebih dari 10 tahun membangun maka pengalaman itu yang kita butuhkan agar bangunan rumah kami menjadi nyaman, kokoh, tidak ada masalah dikemudian hari.
    Tiddak seperti kontrakan yang kami tinggali sementara ini selama rumah dibangun; saluran kamar mandi buntu, tempat cuci meluap, kalau ga pakai AC-ruangan jadi panas, dan siang hari masih perlu lampu. Maka jadi boros dalam jangka panjang.
  4. Dengan kami serahkan ke kontraktor, maka kami bisa fokus mencari uangnya, sesuai bidang kami.
Jika kamu serahkan sesuatu pada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran. Itu kira-kira pepatah lama.

Yohan Wibisono
Pada suatu hari

No comments:

Post a Comment