Halaman

Rezeki

Pijar sedang tidur. Biasanya dia tidur menjelang subuh. Kali ini tengah malam lewat dua jam sudah mulai tidur. Dan pagi ini sebelum kami pergi dia merengek dalam tidurnya. Segera istriku membuatkan dia susu dalam botol dan langsung menempelkan dot botol tersebut pada Pijar.

Pijar merasakan dot botol tersebut dan langsung menghisapnya. Meminum susu. Tetap dalam mata terpejam. Sesaat setelah merengek. Itulah rezeki.

Saat kita terlelap pun jika Allah SWT berkehendak rezeki itu datang, maka dalam keadaan tidurpun rezeki tersebut disodorkan ke mulut kita. 

Rezeki yang sama saat bayi lahir lalu sang Ibu tiba-tiba memiliki ASI. 

Rezeki yang sama saat tiba-tiba temanku bilang: "Bro, kamu jadi direktur MCI mau?" 
"Kerjanya ngapain?"
"Ya temani member jalan-jalan keluar negeri, keliling kota bagi-bagi plakat 500 juta, ngomong diatas panggung"

Walau praktekkan list banyak pekerjaan lebih bejibun daripada akad awal, ya tetap aja rezeki. Rezeki untuk banyak belajar.

Rezeki terbesar itu adalah saat mereka berdatangan dan berkata: "Pak. saya ada masalah..."
Ya itu rezekiku untuk membantu.


Yohan Wibisono
Pada suatu hari

No comments:

Post a Comment