Halaman

Ilmu Afirmasi

Ilmu Afirmasi

Dulu setiap aku ditanya orang perihal apa inginku, aku selalu menjawab: bisnis triliun. Dan Alhamdulillah kini aku berada di bisnis triliunan. Maksudnya bosku dapat triliunan, aku didalamnya, jadi penonton. #Kidding

Dulu saat tempat tinggal kami di apartemen dan sekolah anak-anak kami cukup merepotkan kami untuk antar jemput setiap harinya. Kami berharap punya rumah dekat sekolah anak-anak kami. Dan pada saat kami menemukan rumah idaman kami didepan sekolah dan masjid, wah kami kegirangan dan berusaha mengafirmasikannya. Kami berharap rumah tersebut segera dijual.

Dan Alhamdulillah beberapa waktu kemudian terpasang didepan pagar rumah idaman kami tersebut sebuah tulisan: Rumah Dijual, berikut dengan nomor telpon untuk menghubungi pemilik rumah.

Tapi kami lupa berdoa/ afirmasi bahwa kami punya kapasitas untuk membeli rumah itu. Ya akhirnya kami tidak bisa memiliki rumah itu.

Dalam afirmasi, terlalu berprasangka baik bahwa 'semesta' paham benar dengan maksud kita itu kayaknya kurang pas. Narasi dan feel kita memang benar-benar harus pas. Jenis 'semesta' ini kayaknya beda banget sama Tuhan yang Maha Tahu dan Paham segalanya.

Semenjak itu aku jarang berkomunikasi sama 'semesta' atau 'vibrasi' yang dimaksud oleh orang-orang itu. Aku ngobrol langsung sama yang paling Maha Mudheng atas segalanya walau bicaraku tertatih-tatih ga jelas. Aku percaya DIA PAHAM BENER.


Yohan Wibisono
Pada suatu hari

No comments:

Post a Comment