![]() |
| sumpah namanya bukan yulita |
"kamu tau sendiri rumah tanggaku hancur"
"justru dari situ kita bisa belajar"
setelah itu kita diam lama
kulihat raut itu, masih memegang pesona seperti jaman kuliah dulu
"aku hanya ingin didengar, mungkin aku salah, tapi dengarkan dulu pemikiran dan alasanku melakukan itu"
"hanya itu?" tanyaku
"ya ada lain beberapa..." akhirnya kau mulai tersenyum

0 comments:
Poskan Komentar