



Aku perjalanan Jember, terus sambung ke Kalibaru. Bertemu guruku, ayah angkat dari sekian banyak 'orang tua' yang mengangkatku sebagai anak. Janji temu yang tertunda berbulan. Aku belum pernah kesana, perkebunan hijau, tempat bertetangga ilalang, kira-kira begitu bayanganku saat ini. Bolehlah, sekali-kali.
Menemukan diriku dalam bus patas Jember seorang diri, ketik tulisan ini pake Nokia 9300, besok SMS kan ke Sandra [ehm] sang sekretaris buat 'upload' di blog. Karena konon Kalibaru yang kutuju susah dapat signal HP [perkebunan], apalagi internetan. Sambil kaki 'mentingkrang' gitu. 2 kursi 1 makhluk, lama ga naik ginian, hehehe. Keren. Kutulis artikel ini.
Bakal tengah malam atau dini hari sampai lokasi. Bertemu laki-laki usia 50 tahunan yang sempat menempa urusan spiritualku. Yang kalo malem jam 12 aku belum siap di atas sajadah tiba-tiba SMS ku bunyi :
"Sudah siap Mas?"
Ato kalo semalam ga kuat dzikiran, ketiduran diatas sajadah itu pagi2 beliau dah SMS :
"Semalam kenapa?"
Hehehe. Orang kok sakti, wakakak.
Kalo kita 'kerja keras' malam harinya, maka siang akan bersikap lebih lunak pada kita. Kira2 begitulah.
18.30 macet di Porong
Gusti Allah itu mendistorsi 'kekurangajaranku' dengan banyak test. Misal :
Kalo kita 'kerja keras' malam harinya, maka siang akan bersikap lebih lunak pada kita. Kira2 begitulah.
18.30 macet di Porong
Gusti Allah itu mendistorsi 'kekurangajaranku' dengan banyak test. Misal :
- Pernah kesambet utang 1,2 milyar [pas itu juga lagi pengangguran],
- diuber- uber dan cinta setengah hidup ma banyak debt collector,
- ga nikah2 diusia segini [susah cari cewek khilaf jaman sekarang :( {kidding}] sementara sebayaku dah beranak pinak,
- pernah punya hubungan ga baik dgn ortu, dll.
Hanya perempua yang luar biasa yang bakal dibuka mata hatinya untuk laki-laki macam aku ini. Entah luar biasa khilaf, ato luar biasa hebat, entahlah. Allah yang Maha Tau. Tahun ini Insyallah kumenikah. Dengar kau perempuan, calon laki-lakimu ini ga jago begadang malam ketawa-tawa gaul entah apa itu. Tapi sekali-kali kau bisa mengajarinya. Tapi bolehkan sekali-kali aku ajak kau jamaah malam? Aku ingin mempertanggungjawabkanmu dengan indahnya di depan Allahku.
Perihal 'yang kudapat' dalam perjalanan ini ada di next artikel :D
Pictures :
- Kiri Atas : Masjid Sholat Jumat kemaren
- Kanan Atas : Rumah sederhana sang guru
- Kiri Bawah : 'Pabrik' Air Minaeral AIROLAS
- Kanan Bawah : Jalanan perkebunan

























