menemukanmu | lelaki yang menemukan keberaniannya

menemukanmu,
dalam hujan,
saat batas2 terporanda,
menemukanmu seperti bernafas lagi
menemukanmu,
dalam keremangan lalu entah cahaya yang kau bawa pijar dari mata riangmu itu
sapa dalammu itu
menemukanmu seperti mandi lagi setelah 3 bulan ga mandi
jadi menemukanmu dan mengijinkanmu menempati ruang2 penuh dihati ini
jadi berani
lelaki yang menemukan keberaniannya
mengubah dunia jadi lebih baik
jadi menemukanmu menyembuhkanku
jadi sekali lagi Tuhan mengajarkanku tentang menginginkan
ini ajaran terdalam
ga boleh nyontek ga isa nyontek tapi biji wajib 100
maka menemukanmu adalah bagian2 surga yang sudah diijinkan Allahku tuk kunikmati di Bumi ini
memasangkan rusukku yang sembunyi
eh dipertemukan
jadi ini to pelengkapku?
:)

fb 2 november 2010

lelaki berani | cerita lelaki | mata lelaki sempurna

lelaki berani
menemukanmu dan menyatakan hatinya
menawarkan hidup
menjalankan ikhtiarnya
menjemput rizkinya
dihadapan Rabbnya
lelaki berani
benturan2 jawaban
menyingsingkan lengan
beradaptasi
membaca dan menelaah lagi
maju
jadi lelaki berani ini
mengatakan sekali lagi padamu
hai perempuan pengambil hati
bolehkah kuperjuangkan hidupmu?
denganku menjagamu
karena kelak anak2 kita mengilhami
bagaimana hidup
bagaimana cinta
lelaki pemberani melengkapi hidup
dengan engkau perempuan setia

fb 4 november 2010

saat kamu menginginkanku

seperti rencana ribuan musim lainnya,
kita bersenggama dengan waktu,
dengan peluh saat kita bercinta,
dengan hujan,
dengan angin,
gunung yang angkuh,
tonggak2 saat menghempaskan,
diawali dengan ketakjuban,
diakhiri dengan ketakjuban yang melebihkan.

menelaah jenis2 hujan saat kita berasyik masyuk dipepohonan basah,
antara ilalang,
waktu2 yang pedih tertebus,
bagaimana kehidupan menjaga putra putri adam hawa berjingkat lalu memiringkan posisinya.
jenis2nya mengajarimu dalam berbagai posisi bahkan saat menanggulangi kemarau.

jadi sbenar saat kau tua nanti bukan perihal posisi ya sjujurnya sesungguhnya ketulusan hatimu itu yang membaca dan mengiyakan bahwa kmudian menginspirasi posisi2, menelaahnya dengan warna warni, jadi indah, jadi semesta.

jadi diskusikanlah denganku wahai perempuan, bahwa yang kutuliskan pada dinding muram yang kuindahkan kan selalu menjadi nyata, menjadi berpihak kepadaku.
kekuatan terbesar ada padaku dan akulah kekuatan besar itu dibawah Tuhanku.

jadi saat kita berlarian dibawah hujan lalu berpeluk dan belajar menelanjangi satu dengan yang lainnya, sungguh aku berbicara perihal kini esok ato selamanya, aku milikmu dan demikian juga sebaliknya kau milikku.

tanpa ampun

fb 5 november 2010 - 10 desember 2010

ketika gampang | aku bingung | saat ga ngerti mau ngapain

Bersama dengan waktu berjalan, bisnis berkembang, berinteraksi dengan lebih banyak orang dan kepentingan, potensi keberhasilan dan sebaliknya juga besar.

Ketika kita memiliki banyak kebutuhan [pribadi], kemudian dari bisnis yang kita harapkan belum mencapai seperti yang kita harapkan, dan hal ini terjadi berulang-ulang, maka kita mulai bertanya : "Ada apa dengan'mu'?"

Pertanyaan-pertanyaan ini mulai kita ajukan dan analisa pada 'urusan external'. Bisnis kita sendiri, marketing plan, strategi, SDM, dan lain sebagainya. Jika kita menemukan bahwa bukan dari sini sumber masalahnya, maka analisa dipindah ke 'urusan internal', misal pada :
  • Hubungan kita antar manusia
  • Hubungan kita dengan Tuhan
  • Kurang sedekah?
  • Ada utang tanggung jawab yang terbengkalai?
  • Kurang ibadah?
  • Ada salah pada keluarga?
  • Banyak lain.
Kemaren aku pergi kerumah S. Christian, seorang Katolik taat yang baru-baru setelah dewasa ini 'menemukan' Tuhannya. Dia baru percaya akan adanya Tuhan setelah jatuh cinta dan timbul rasa sayang terhadap seseorang. Berbagai benturan hidup dan bagaimana rasa cinta dan percaya keluarga yang membuatnya berhasil bertahan dan membalik keadaan.

Dia adalah teman khusus yang sering aku kunjungi saat jatuh untuk saling menguatkan. Isi dari pesan-pesannya semalam adalah :
  1. Tidak ada waktu, masa lalu masa datang, yang terpenting adalah saat ini, apa yang sedang kamu lakukan, apakah kamu sedang jalankan dengan kemampuan terbaikmu?
  2. Siapa yang kamu prioritaskan untuk berbagi, keluarga atau orang-orang tak mampu? Fokuskan pada lingkaran terdekatmu dulu, baru meluas.
  3. Kemampuanmu itu diatas rata-rata orang yang sedang ga dapat cobaan, kapasitas kita jauh lebih besar dibanding tantangan-tantangan yang kita lewati. Tuhan percaya kamu mampu maka dititipkan padamu.
  4. Berpikir bahagia dan mudah dulu, sisanya menyusul
  5. Ada kalanya memang kita harus luangkan waktu 2-3 jam untuk tidak berpikir tentang tantangan-tantangan itu, tidur, fresh dulu.
  6. Akui pada Tuhan bahwa kita salah, sama orang-orang yang kita pernah buat salah, akui jika kita gagal atau ga mampu, terima kenyataannya dengan ikhlas, Tuhan akan kasi jalan yang takkan pernah kau duga.
  7. Jalannya ALLAH pasti mudah, ga akan berbelit dan terbentur-bentur
  8. Berpikir dan berasa mudah dulu sebelum njalani, kan jalannya ALLAH. ALLAH memudahkan umatnya.
Semua ada awal ada akhir. Pasti ada akhir beban dan cobaan.

NB : Lepas dari keyakinan kami yang berbeda, terserah ALLAH bahwa 'penguat-penguat' itu dikirim sama ALLAH perantara siapa.

pakai bahasa yang dimengerti konsumenmu

teori komunikasi
Sebenarnya terinspirasi dari kejadian kemaren. Saat menyampaikan 'suara hati' pada pujaan hati, dengan bahasa sajakku. Ternyata dianya 'ora mudheng'. Nangkep lain. Seindah apapun bahasamu jika tidak mudah dipahami, tersesatlah jalanmu, hehehe. Bisa berbalik 180 derajad dari tujuanmu.

Pahami dulu bahasa sehari-hari konsumenmu. Sudah terlalu banyak iklan dan jualan-jualan lain yang dijejalkan ke kepala mereka tanpa ampun. Salah jika masih nekad 'bersastra ria' pada mereka. Seperti 'bahasaku'.

Biasanya lain kapasitas market, bahasanya beda.

kata hand phone dan mobile phone tujuan sama negara beda. kalo pake keyword tersebut buat iklan di negara yang biasa pake kata mobile phone sedang anada nembak kata handphone, alakazam, salah sasaran lah

so, better riset dulu ;-)

membuat produk buat segala market - 1

Kami ciptakan produk, dengan segala keindahannya seharga Rp 1,1 juta, Rp 1,2 juta, Rp 1,3 juta, Rp 1,5 juta. Dengan potensi income Rp 500 ribu sehari bagi yang berkenan turut memasarkannya. Kami pikir mereka membeli kesempatan untuk seumur hidup adalah hal yang amat sangat murah. Namun harga itu beberapa membebani mereka.

Kami bangun alat bantu seharga Rp 200ribu dengan potensi income Rp 350ribu sehari. Jika mereka 'berprestasi' maka mereka dapat masuk ke level Rp 1,2 juta free. Bejibun berebut. Lalu bagaimana dengan market high class? Market yang 'memandang sebelah mata' untuk penghasilan Rp 500ribu perhari? Kami siapkan produk untuk kelas investor, perpaket Rp 15 juta dengan potensi income Rp 1,5juta/ hari.

Berbagai level kekuatan finansial memiliki dasar keputusan yang berbeda untuk akusisi something. Jaring disebar. Keputusan ada pada pasar. Kami hanya tinggal melempar jaring sebanyak mungkin dan memanfaatkan 'kapal-kapal' lain untuk 'membeli franchise' jaring kami.

Terima kasih Tuhan atas ideMU. Kami berikhtiar.

tuhan memilihmu karena menurut tuhan kamu mampu


Sendawa panjang, saat mengenang ketangguhan, pernah disana
Lelaki yang bermukjizat, bahwa hari ini masih hidup, menderu
Geliat mentah Matahari membakar, berkeinginan mati tak penting lagi urusan dunia, bukan itu fokusnya, bukan itu kepentingan-kepentingannya
Kewajiban-kewajiban interaksi baik, terbaik adalah saat ini yang kita lakukan, bukan kemaren, bukan penyesalan

Setiap sel memiliki tanggung jawab dan kewajibannya sendiri-sendiri dalam berinteraksi hidup, dalam memberikan terbaik, dalam menunjang kesempurnaan.
Aku pemenang, maka pemenang menjadi pemenang karena tempaan yang lebih baik lebih kuat lebih legam lebih bertenaga lebih bergairah
Aku perantara, maka perantara teruji dengan bermacam birokrasi distorsi imitasi dan indikasi-indikasi tak putih. Dia tetap perantara selayak.
Aku terpilih untuk mendelegasikan kepentingan-kepentingan terbaik. Karena itu aku disini, menangani tantangan ini.

Setiap senja selalu membawa kisah sepanjang hari
Setiap panenan menuai apa yang kemaren mereka tanam dan jaga
Aku menanamkan kisah dan rasa dibenakmu
Bersua langit tak perlu mati

Membicarakanmu tak pernah ada habisnya
Membicarakan kita 7 musim
Membicarakan kehidupan tak ada artinya tanpa perihalmu
Esok tak menyesal, kini tak menyesal, kemaren apalagi, maka takkan pernah ada yang pernah disesali
Kemampuan terbaik terbaik bicara

Tuhan bilang kamu mampu jalani, maka kamu diberi tugas itu.
Tersenyumlah karena Tuhan percaya dan mengingatmu.
Mendelegasikannya untukmu.
Dan bersamamu menjalaninya. Putra puteri terbaik putra puteri kesayangan.
Tuhan memudahkan umatnya. Takkan kemana. Dia dekat. Dia dekat. Dia bersama.

janji manis mulut mlm

Beberapa hari yang lalu ketemuan ma salah satu Umi angkatku : Madam Dalia Ahmed. Beliau memintaku datang kerumahnya perihal masalah temannya yang kena kerjain MLM : dirayu invest Rp 40juta dan dijanjikan member-member qualified serta dibantu habisin stok yang ia beli [kisah klasik korban MLM]. Sekarang BT, 2 bulan barang macet, ngerasa ketipu. Sebagai putra, cuma isa bantu masarin produk yang nilainya di internet dan pada ancur [dijual murah].

Temen, kalo ada orang datang dalam kehidupn anda dan berkata :
"Gampang, nanti saya bantu..."
"Gampang, tinggal rekrut 2 orang saja penghasilan jutaan"
"Gampang, nanti ada tim yang bantu anda..."
Dan metode gampang lainnya, hindari mahluk terkutuk itu. Ga ada orang semiskin itu kelakuannya yang asal 'tembak' sana sini demi meningkatkan omset pribadinya.

Bro, Bri [panggilan buat wanita, hehehe], sebelum invest gedhe-gedhean, ciptakan permintaan dulu. Aku pernah denger dari seorang teman tentang pemain MLM yang buka Cafe Sehat buat penciptakan permintaan barang MLM nya sebelum ia ajak calon-calon membernya berinvestasi dalam nilai besar.

Butuh duit ya butuh duit, tapi jangan nipu orang. Orang-orang yang kayak gini yang ngerusak nama MLM. Jadi buat banyak orang yang merinding dan menjauh. Padahal banyak sekali orang yang terselamatkan dengan sistem ini baik secara kesehatan maupun financial. Dan kenyataannya sistem MLM VS NON MLM adalah sama.

memilih untuk bermain dipasar mana?

kiat sukses
Seperti memilih pasangan hidup. Memilih pasar untuk 'kita kasih yang terbaik untuknya' adalah pekerjaan yang perlu dipikir bener-bener. Jangan masuk ke market yang kita ga isa kasih the best disitu. Kasihan 'kekasih' kita itu. Ga bakal puas, dan anda bakal buang waktu dan merugi.

Untuk ngerti 'the best for her'nya apa, maka harus kenal baik-baik dulu kemampuan kita dan kemampuan pasar 'menerima' kemampuan kita.

Saat ini saya pribadi lagi getol-getolnya Sholat Istikarah, mohon petunjuk sama yang Maha Hidup : [1] "Ya Allah perempuan mana yang paling bahagia jika aku nikahi?" [sesuai dengan kemampuanku memenuhi kebutuhannya]. [2] "Ya Allah pada perempuan mana aku paling bahagia saat mempersembahkan hidupku ini/ bekerja?". [Just info, dari 5 pilihan 'market' menyusut jadi 1, kemaren nambah lagi 1 pilihan. Jadi 2 sekarang, doa dan mikir lagi, hehehe]. Sama, membaca dan analisa market kurang lebihnya begitu. Sip.

tips sukses
Pertanyaannya :
  1. Dimana market kita paling maksimal kita isa penuhi kebutuhannya?
  2. Dimana market kita paling bahagia saat kita bekerja memenuhi kebutuhannya?
Duit bakalan menyusul jika marketnya pas sama kemampuan anda 'membahagiakannya'.

Asal sampeyan mampu buat market selalu 'ejakulasi', pasti mereka 'minta nambah' terus.

Maafkan atas tata bahasanya ya? Biar maknanya mengena pada ANDA ;-)

ketika banyak hal rasanya tertutup buat kita


Aku catat ini selepas Sholat Maghrib diruang kantorku [biasanya d Musholla gedung, tapi kali ini diruang kantor, agar ada berkah juga, ruangan yang pernah disholati]. Begini :

Ya namanya kerjaan, bisa naik turun ritme dan tingkat keberhasilannya. Pasang surutnya. Termasuk 'tekanan batin'nya, hehe.

Kadang, karena terlalu sering berhasil menangani tantangan, ga sengaja kita jadi angkuh. Jago beresin banyak hal, dan lupa, bahwa yang beresin banyak hal itu Yang Maha Diatas. Ketika yang Jago Membereskan Banyak Hal tau kita jadi angkuh, lupa pada DIA [ternyata aktornya], hmmmm, isa kejadian seperti aku kemaren : bangkrut!

Namun Tuhan memang merindukan umatnya kembali padaNYA dengan cara memberikan ujian. Maka bersyukurlah jika anda sedang diuji, daripada dicuekin. Trus tiba-tiba kita hinggap di Neraka karena ga pernah ingat DIA, modhar!

Seperti sore ini, saat semua calon klienku yang janji datang dan menghasilkan transaksi pada ga datang. Ketika ada yang datangpun sekali lagi membatalkan janjinya. Ketika tak biasanya tak ada respon sekalipun dari iklan-iklanku. Sore ini cuma bisa bersujud, Sholat Tobat, Hajat, Istiqarah, Sunnah, baru Ashar.
"YA ALLAH, ENGKAU Maha Mengetahui kebutuhanku saat ini;("
Mentok rasanya berkaca-kaca, dan plong ... Gimana ga plong kalo dah Mohon Ampun dan ALLAH Maha Pengampun. Gimana ga plong saat semua masalah kita dah kita titipin kepada Yang Maha Kuasa, Maha Menyelesaikan Masalah.

Beres dah;)

Sekarang ke Marina Plaza, service no XL ku yang bermasalah, trus ke rumah Anandyo, ada tawaran kerjasama buka kelas pendidikan bisnis. Asal berkah buat banyak orang.

bisnis modal kecil [ 100ribuan ] hasil jutaan


modal usaha modal kecil
Beberapa bilang bisnis jutaan butuh modal jutaan. This next real story hope will open your mind. Walau saat ini bisnis sejenis sudah ga relevan, namun idenya masih isa dipakai. Inspiring.

Bisnis Dinar Iraq
Kisaran 3 tahun yang lalu, ada trend mata uang Dinar Iraq di Indonesia. Gara-garanya kondisi Negara Iraq yang di embargo dan perang. Membuat nilai mata uang negara tersebut jatuh. Dari USD 3 koma sekian untuk 1 IQD [Iraqi Dinar], merosot jadi Rp 6-7 per Dinar. Kondisi ini dimanfaatkan perusahaan dari Malaysia [MyDinar.net] untuk buat MLM Dinar Iraq. Harganya jadi mahal, ditambah dengan Stockist Indonesia yang serakah ambil untung, maka harga paketnya jadi Rp 60,- per Dinarnya.

Kondisi ga ada uang dan penuh hutang karena perusahaan tempatku kerja dulu kolaps dan bawa lari duit nasabah Rp 3,5 triliun, membuatku ganti sana sini dan memaksaku harus pinjam uang teman Rp 100.000,-. Alhamdulillah dapat Rp 50.000,-. Ini modalku internetan.

Ku search google all 'money changer' luar negeri yang siap jual Dinar Iraq, kutawarkan profile ku dan berminat menjadi agen dinar mereka di Indonesia. Sebanyk yang aku mampu, sampai pas Rp 50.000,- itu habis buat internetan.

Setelah 2 minggu, aku dapat telp dari seseorang yang berkata : "Anda mengirim email kepada ..., ok, anda bisa menghubungi saya untuk pegang wilayah anda, ..., anda di Surabaya? Oke, saya beri anda harga 11, terserah anda jual harga berapa..., dan seterusnya..."

Kusampaikan berita tersebut kepada teman-teman, dapat modal, berangkat ke Jakarta naik Garuda pulang pergi pagi sore. Transaksi hari itu saja kurang lebih aku untung Rp 5.000.000,-. Pada selanjutnya bisnis ini sempat memberikan omset 100 juta perminggu 3 bulan berturut-turut.

Modalku kurang dari 100ribu kan?

Aku dan Pak Agus Maksum dipertemukan pertama kali di Coffee Shop Delta Plaza dalam rangka usaha masukin MLM Usana di Indonesia. Walau gagal, namun kami berhasil pada bisnis-bisnis kami selanjutnya. Salah duanya Tahitian Noni dan Belajar Internet Marketing Privat.

Aku lihat bahwa banyak orang buat seminar internet marketing di Indonesia tapi semua peserta setelah pulang seminar pada bingung semua karena cuma diiming-imingi atau dijuali produk lanjutan. BT:(

Sementara dari beberapa kali transaksi kami kuperhatikan Pak Agus Maksum sangat jago bidang penjualan produk lewat internet, dan ia juga punya kemampuan untuk mentransfer ilmunya pada orang lain, maka peluangnya adalah buat Pelatihan Internet Marketing. Aku minta beliau buat kurikulum dan menanyakan berapa ia minta untuk paket kurikulumnya, kutambahkan aku mau untung berapa per kelasnya dia, kujual jasanya. Lewat 'jasa' mulut lewat mulut dan blog.

Mau belajar juga?

Modalku kurang dari 100ribu kan?

Desain dan Percetakan.
Awalnya dapat curhatan dari Umi angkatku perihal putra beliau yang berantakan kuliahnya karena ga fokus dan ngurus kerjaan sana sini. Maka kuhubungi dia dan mencoba berbagi apa yang bisa kubantu sebagai sodara perihal kerjaannya.

Terbongkar semua kerjaan itu dari kirim-kirim, desain, marketing, bla-bla ... lainnya dikerjakan semua. Berantakanlah kuliahnya. Aku bilang, kerjaan ini hanya boleh dikerjakan 2 jam sehari, kalo lebih dari itu berarti ada yang salah dibisnismu. Gini solusinya :
  1. Pasang iklan cari designer freelance ato datangi sekolah-sekolah SMK Desain trus minta database lulusan mereka. Kasi lowongan kerja, tanyakan berapa harga mereka setiap kali membuat 1 desain dengan beberapa spesifikasi tertentu.
  2. Cari percetakan, buat daftar harga dari mereka
  3. Lakukan perhitungan mau untung berapa, berapa biaya operasional
  4. Jumlahkan seluruh daftar harga tersebut, misal jadi "Rp Y".
  5. Pasang iklan untuk : "Dicari marketing percetakan..." ; Tawarkan ke mereka, "Terserah kamu jual harga berapa, yang penting dari aku harganya sekian ..."
Bisnis ini bisa dijalankan ga lebih dari 2 jam sehari. Dan dilakukan via email dan kirim kurir.

Modalku kurang dari 100ribu kan?

Punya ide bisnis lain? Untuk ide Dinar Iraq sekarang dah ga jalan, namun ide yang 2 dan 3 isa dipraktekin atau dikembangkan dengan jenis bisnis lain.

filosofi bisnis : before you say that you love me

Semua bisnis dikembangkan dengan tujuan masing2. Beberapa memang fokus pada uang, beberapa yang hebat menjadikan uang sebagai 'efek samping' tujuan.

Beberapa perkembangan mengajarkanku tuk lebih mengenal 'owner' perusahaan sebelum berinvestasi baik waktu dan tenaga pada suatu bisnis. Pinjam lirik lagu Armada Band : "Mau dibawa kemana hubungan ini?" Jika visi owner ga jelas atau amat sangat pendek, better off dulu.

filosofi bisnis
Keindahan dari suatu bisnis bukan hanya jumlah penjualan yang menjulang-julang. Namun kemampuannya untuk meningkatkan kualitas hidup orang banyak. Konsisten dan jangka panjang. Keindahan suatu bisnis juga karena kesederhanaannya. Mudah dimengerti, dan semua orang yang berkepentingan dapat memberikan seluruh kemampuannya dengan maksimal. Keindahan bisnis juga terletak pada 'kerukunannya' pada semesta, masyarakat, dan sekitarnya.

Kalo aku pribadi berani bilang keindahan suatu bisnis itu juga dapat dilakukan oleh semua orang yang berniat njalani. Mudah dipelajari, unik, support.

Before you say that you love business, know better, feel it better. The I'll say : "Are you strong enough to be my girlfriend?"

bisnis kecil pasti - bisnis besar ga pasti, pilih mana?

Kerja pengen dapat duit, duit banyak nyak-nyak. Kebanyakan orang gitu. Ok. Duit itu sebenernya cuma efek samping dari cara kita bekerja. Ga lebih.

memilih bisnis
Ada orang suka maen-maen proyek besar seperti batu bara, emas, tambang lain-lain, makelaran proyek pemerintah swasta, kontraktoran, macem-macem. Sekali deal, bejibun duit dapetnya. Walau ga mudah dapat proyek kayak ginian. Dan resiko tertipunya besar. Walau pake surat perjanjian berlapis-lapis juga, sering nyungsep. Dan dealnya sering butuh waktu berbulan-bulan. Tapi banyak yang suka maen ginian.

Ade yang suka maen kecil-kecil. Retail barang barang yang ga sampe sejuta sebiji. Misal aku jualan Tahitian Noni Juice Rp 488.000,- harga konsumen dan aku dapat sebagai member harga Rp 378.000,-. Ya untung [Alhamdulillah] Rp 110.000. Namun tingkat kepastian bisnis ini sangat besar. Presentasi paling jelek 3:1. 3X presentasi 1 orang beli ato join member. Kalo sehari dari keuntungan retail dapat Rp 100.000,- saja maka sebulan 3 juta. Lumayan. Asyiknya, dalam 2 tahun ini aku dapat 260 juta keuntungan member gabung dan pasif income minimal 15 juta perbulan meningkat terus pertahunnya.
.
peluang bisnis
Dulu pernah aku coba maen kayu, besi, batu bara, kertas, ato trading-trading lainnya. Dan... buang banyak uang dan waktu untuk banyak hal yang diluar kontrol kita sendiri. Bukan barang dan peraturan yang kita punya sendiri amat sangat beresiko untuk kita 'ditendang' saat dah ga butuh.

Lain dengan bisnis kecil-kecil seperti yang sekarang kita jalani. Kecil, namun kontrol ada ditangan kita. Potensi loss kecill, potensi kepastian transaksi besar. Tantangannya tinggal bagaimana merepetisi transaksi. Itulah manfaatnya Internet Marketing.

Kalo dalam sehari kita sudah pasti makan sehari 3X, pulsa pasti kepake, operasional jalan sana-sini juga berbiaya, dan pemenuhan kebutuhan hidup lainnya. Better aku pilih bisnis [transaksi] kecil namun pasti. Lebih melibatkan orang banyak. Memberi nafkah orang banyak. Menyelamatkan orang banyak kalo retailnya produk kesehatan. Memastikan jalur halal berkahnya lebih mudah tanpa suap sana sini, hehehe.

Up to you ;)

ketika yang ga lulus kuliah mewawancarai kerja yang lulus kuliah

kurikulum pendidikan
Seperti judul diatas. Kejadian kami esok, kisaran jam 11 dan jam 1 siang, mewawancarai beberapa calon pegawai kami. Untuk kesekian kalinya. Iya. Baru nyadar tadi [kisaran 4 jam yang lalu 20.30, sekarang 1.30 pagi] sambil memarkir kendaran di Hotel Istana Permata depan kantor kami yang baru. Itu daftar pegawai yang dikirim sama rekanan outsource kami, jasa penyedia pegawai, adalah rekan-rekan lulusan S1 semua. Pada cari kerja semua. Sedang kami adalah orang-orang yang dianggap 'bermasalah' oleh sistem [kurikulum] pendidikan merekalah yang berusaha menyediakan lapangan kerja buat mereka. Ya, kami rata-rata ga lulus S1 dan kalo cuma IP 1 koma sekian dulu kami 'mampu' melakukannya [lebih tepatnya mampu menanggung malunya].

Rasanya aneh sesaat. Biarlah. aneh, namun cukup menguntungkan buat kami. Jika semua orang berpikir untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan, bekerja sebaik-baiknya pada perusahaan, yang riang gembira kan orang-orang seperti kami ini [dalam artian positif].
"Oke adik-adik, belajar yang rajin ya, nanti kami pekerjakan kalian semua". Hush!!
kurikulum indonesia
Ga tau mau ngomong apalagi. Ga ada maksud merendahkan ato apa. Tapi harus ngomong jujur. Banyak yang perlu diperbaikin di sistem pendidikan bangsa ini pastinya. [1] Jika kita mampunya kirim TKW + TKI. [2] Jika orang-orang pinter bangsa ini malah banyak yang ngungsi keluar negeri dan menyumbangkan keahlian mereka pada bangsa lain. [3] Jika negara yang termakmur di jagad raya ini masih mengemis utang pada pihak asing.

Ada banyak yang perlu diperbaiki pada bangsa ini.

Btw, kita butuh yang jagi kerja, bukan jago ngomong. Jadi jangan kasi komen. Diam saja. Merenunglah. Apa yang bisa kita/ kalian lakukan untuk bangsa ini? Segera lakukan! Ga usah ikut-ikutan orang-orangan yang mencari nafkah dari kasi komen di TV-TV itu. Pada prakteknya mereka cuma jago komen!

Ga usah ngerasa sok tersinggung. Bercermin, and do something!

NB : Jangan terlalu terpengaruh dengan propaganda kami, karena yang ga lulus kuliah dan hidupnya gagal jauh lebih banyak ketimbang yang ga lulus dan hidupnya berhasil. Hehhehhehe.
  1. Jadi yang masih kuliah, segera lulus and do something ato ga usah nunggu lulus baru do something.
  2. Yang belum kuliah, pilih hasrat terbaikmu apa segera [yang kira-kira kamu mau melakukannya walau ga dibayar namun memberi nilai tambah], and do something soon.
  3. Yang dah lulus, pertimbangkan untuk memberi lapangan kerja sebanyak mungkin dengan membuka usaha.
  4. Yang ga lulus-lulus kuliah.... entahlah, aku sendiri ga lulus kuliah, gimana aku isa kasi masukan?

menikah = rejeki | ingin menikah | sudah menikah

rejeki menikah
Kemaren ke rumah sahabat, ya kakak angkat juga. Aku dulu banyak belajar marketing ke dia. Jaman aku jual 1 transaksi USD 5.000an, dia dah main USD 100.000an per transaksi. Disitu aku banyak belajar.

Masa lalunya berat, pergi dari rumah, menikah hanya dengan modal mas kawin Rp 25.000,-. Sejak menikah itu kehidupannya bangkit. Jaya.

Setelah memiliki beberapa anak, ditinggal selingkuh, bercerai, dan kehidupannya mulai merosot. Bukan karena kualitas kerjanya menurun, bukan juga karena jaringan bisnisnya merosot. Entah kenapa? Tak terlacak. Banyak transaksi tertunda, batal, bahkan tertipu. Kejadian kehilangan. Padahal anak 4 dan pada sekolah semua. Akhirnya berhutang.

Ada keinginan untuk menikah, namun tak punya waktu untuk urus perceraian resmi.
"Nanti sajalah jika sudah mulai lancar bisnisnya".
Selalu itu alasannya, padahal sudah ada calon baru yang siap menerima. Sampai suatu saat, melalui perantara 'rekan yang jago konsultasi langsung dengan Tuhan', solusinya cuma 1 : menikah! Masalahnya keluarga belum siap [walau mungkin menerima], adat-istiadat, dan lain sebagainya yang butuh waktu untuk segera 'menikah'. Duda vs janda, semestinya mudah, ya tinggal tunggu tanggal mainnya saja.

Kenapa menikah 'membantu' mengakselerasi rejeki?
  • Malaikat itu setiap pagi berdoa bermohon sama Allah untuk Allah berkenan memberikan rejeki pada orang-orang yang bersedekah di pagi itu. Sedang hubungan suami istri itu pahalanya adalah pahala sedekah, dan biasanya terjadi di pagi hari.
  • Kalo sholat malam bisa berjamaah, kekuatan doanya itu 27X, hehe
  • Kalo ga salah inget, orang yang menikah karena agama, maka rasa cinta ditumbuhkan dan rejekinya dijamin Allah
  • Orang menikah itu meningkatkan kualitas silaturahim 2 keluarga dan lebih. Sedang rahasia panjang umur dan banyak rejeki salah satunya adalah silaturahim. Sesuai dengan hadist.
  • Apa anda punya alasan lain buat ditambahkan disini?

ketika hari kedua bekerja, pegawaimu melanggar sop / buku kerja

Hari pertama bekerja.
Kupunya pegawai IT baru yang bidang kerja adalah meliputi internet marketing, pemasangan meta tag, widget/ plugins, dan beberapa pemrograman lainnya. Hari pertama kuajak berkeliling. Menemui klien, pihak bank tempat aku bekerja sama, rekan kerja, melihatku bernegosiasi, dan [kuajak] makan. Ia pun kuberi kesempatan untuk bercerita perihal keluarganya ['kupaksa bercerita' sebenarnya agar aku tau masalahnya demi kepentingan agar isa segera bantu selesaikan dan tidak mengganggu pekerjaannya].

Karena pegawai ini bersumber dari sahabat lama [ Puruhita ], maka kutanya karakternya dan sesuaikan dengan beberapa analisaku sendiri saat menanyakan beberapa hal dengannya. Intinya adalah :
  1. Lebih suka kerja dengan bagaimana agar hasil kerjamu maksimal
  2. Kerja malam ato siang?
  3. Kuberi buku kerja untuk mencatat apa saja yang perlu ia lakukan.
Lalu kutunjukkan beberapa blog/ website yang harus ia tangani. Utamanya ObatSyarafTerjepit.com dan blog ini [YohanWibisono.com]. Ini job description hari keduanya :
  1. Menghilangkan "undefinied" pada bagian atas blog dan beberapa link pada bagian bawah posting.
  2. Memperbaiki "Comment" pada blog ini [YohanWibisono.com], karena pada saat artikel ini ditulis, "Comment" belum bisa diisi.
  3. Kerja dimulai jam 9 malam dan jam 3 harus selesai, Sholat Tahajud, Subuhan, kemudian istirahat karena aku perlu kamu besok jam 10 di Santika Hotel ketemu klienku.
Hari kedua bekerja.
Ini hasilnya :
  1. Jam 10 pagi tidak muncul dan kuhubungi ga ada respon. Hingga siang kuhubungi rumahnya, dijawab Bundanya : tepar [dari Bundanya pula kutahu bahwa ia baru pulang jam 7 pagi].
  2. Tidak ada perbaikan apapun di blogku
  3. Ada message melalui FB bahwa ia membuat blog baru yang sama persis dan tidak perlu lagi bingung menghilangkan "undefinied" dan link yang ga perlu.
Sore baru muncul dan kududukkan :
  1. Kenapa? Ada yang salah dari cara saya memberi tugas?
    Jawaban : Tidak Pak
  2. Kenapa kerjanya sampai jam 7 pagi, berarti kamu ga selesai jam 3
    Jawaban : Iya Pak, saya sampai jam 7, pulang, terus kehujanan, dan demam.
  3. Kamu tau kenapa aku suruh kamu Tahajud dan Subuhan? [dia diam] Karena yang bisa nolong kamu itu cuma Gusti Allah. Bukan aku, bukan pekerjaanmu. Ini cuma kerjaan, tapi kamu mau kerja apapun yang isa nolong kamu cuma Gusti Allah.
    Jawaban : Iya Pak, tapi orang kan punya cara/ jadwal kerja sendiri
  4. Ok, gapapa. Kenapa ga bilang dari kemaren? Gini, kamu kerja dari jam 12 gapapa, trus jam 3 Tahajud, kerja lagi, trus Subuhan, trus kerja lagi. Aku ga mau dilaknat Tuhan gara-gara kamu ga Sembahyang gara-gara repot ngurusin kerjaan dariku. Mending ga usah kerja diaku. Semestinya kalo dari kemaren kamu ga setuju sama tugas kerjamu, ngomong didepan, jangan diem trus dilanggar!
    Jawaban : Iya Pak
  5. Trus kok kerjaan semalem ga ada perubahan apa-apa? Baik di blog : ObatSyarafTerjepit dan YohanWibisono?
    Jawaban : Saya kemaren buat blog baru, jadi ga perlu hilangkan undefinied dan link-link dibawah posting
  6. Iya, aku ngerti maksudmu. Tapi buat apa? ObatSyarafTerjepit itu sudah dilembar awal Google dengan keyword "obat syaraf terjepit", lha kalo kamu buat baru, kerja lagi dari awal, naikkan pagerank di google. Buat apa? Itu juga bukan job desc yang tercatat di buku kerjamu. Tulisannya kan perbaikin, bukan buat baru? Lha terus buat apa buku kerja?
    Jawaban : Maaf Pak
  7. Kamu sekarang sakit?
    Jawaban : Iya Pak, kehujanan tadi
  8. Ya wes, mau ya'apa lagi. Pulang, istirahat, kalo kamu dah siap kerja, hubungi aku.
    Jawaban : Ya Pak, maaf Pak
  9. Aku sudah ngomong ma Ipung [yang mereferensikan dia untuk kerja denganku], kalo sampai seminggu dua minggu memang kita ga isa kerja sama, ya maaf, aku ga isa bantu banyak.
Sejujurnya, aku pun masi belajar. Belajar memiliki pegawai. Belajar memberikan tugas. Belajar mengerti. Bahkan belajar memberikan masukan-masukan kepada orang-orang yang bekerja denganku dalam nanganin masalahnya. Belajar memberikan kesempatan juga padanya untuk lebih berinteraksi dengan Tuhannya. Andaikata Non Moslem pun, Kristen misalnya, kuminta untuk melaksanakan 'Saat Teduh'nya.

Bukan aku yang menafkahi mereka, tapi Tuhan. Impianku :


Pengen punya 100 pegawai yang hobby nya Sholat Tahajud semua. Amin!

developing personal assistant

cerita sekretaris
Beberapa kali test wawancara pelamar kerja, beberapa kali juga ga puas. Sama seperti pepatah lama : dibelakang lelaki hebat selalu ada perempuan hebat. Aku ga butuh sehebat itu, aku cuma perlu Personal Assistant! Wah. Kebanyakan mengundurkan diri ketika mendengarkan visiku ke depan, hingga hari kemaren. Hingga hari ini bertahan. Syukurlah. Mahluk hidup referensi Puruhita ini bolehlah.

Ini caraku 'menemukan' and develop personal assistant.
Giliran dia :
  1. Kutanya apa hobbynya, passion, apa yang mau ia lakukan walau ga dibayar? Kutanya apa kegiatan sehari-hari. Apa yang ia cari?
  2. Kutanya apa impiannya, tujuan-tujuan hidupnya? [lompat ke point 1 giliranku]
  3. Kira-kira dari seluruh yang telah aku jelaskan, ia mau support aku dibidang yang mana? Keahlian apa saja yang ia punyai untuk support visi ini. Apa saja yang ia perlukan untuk support visi ini.
Giliranku :
  1. Kuceritakan garis besar bisnisku, fokusku, aktifitas harian bisnisku
  2. Kuceritakan visi dan impianku perihal arah dan tujuan bisnis. [lompat ke point 3 giliran dia]
tentang sekretaris
Kemudian pada masa awal 'kerja sama' aku beri kesempatan untuk baca artikel-artikelku, sebagian dari blog dan website untuk memahami karakterku. Caraku berpikir dan bertindak. Caraku berurusan dengan external.

Hari kedua/ tiga biasanya langsung aku ajak bertemu dengan jaringanku. Belajar beradaptasi, interaksi, dan memahami.

Dari awal sudah siap buku kerja dan SOP.

Point-point yang kusampaikan :
  1. Targetku untuk kamu, maks dalam 3 tahun kedepan kamu juga harus punya bisnis yang minimal sama seperti aku ini, syukur bisa lebih karena kamu tidak perlu mengulang hal yang sama yang pernah kulakukan. Jadi kamu harus mampu 'copy paste' ilmuku. Tanya sepuasmu.
  2. Kamu bisa mulai bangun bisnismu sendiri setelah setahun ikut dan pelajari aku, kemudian kembangkan bisnis dijaringanku.
  3. Sholat wajib + Tahajud [kalo muslim], saat teduh kalo non muslim
  4. Kalo sudah langgeng dan kamu berencana mendirikan bisnis sendiri, minimal 3 bulan sebelumnya harus sudah ada orang yang siap menggantikanmu dan langsung kamu training sendiri
  5. Gaji + bonus.
  6. Aku ga mau tawarkan 'uang lembur', tapi kamu maksimalkan waktumu buat support, kubayar dengan semua ilmu bisnis dan tuntunan hingga kamu punya bisnis sendiri yang mandiri dan berkembang.
  7. Kontrol kejujuran dengan hati nuraninya dia sendiri. Kuberi contoh : kalo satu pekerjaan bisa kamu selesaikan dalam 1 jam namun kau perlambat menjadi 2 jam. Maka yang rugi sendiri adalah kamu sendiri. Karena [a] Semakin banyak kamu tangani hal berbeda dan banyak, semakin berkembang keahlianmu [b] Setiap waktu luang diantara bisnis, kutraining langsung kamu cara praktis jalani bisnisku [c] Semakin banyak yang tertangani maka aku tak perlu pegawai lain dan aku isa fokus ajari kamu, berpotensi meningkatkan omset dan berpotensi meningkatkan bonusmu sendiri. [d] Kamu akan melihat sendiri bukti perkembangan jaringan dan bonus, bonusmu kita ambil dari % itu dalam jangka waktu 3 bulan setelah kamu lancar berpartner denganku.
Pada dasarnya dia belajar kerja padaku, dan aku pun belajar develop someone better future. Amal itulah investasiku.

standar operasional prosedur lelaki | susun sopl

Standar Operasional Prosedur
Dalam hidup, selalu ada tujuan, keinginan, obsesi. Supaya tercapai, biasa ini yang kita lakukan :
  1. Catat tujuan
  2. Catat apa-apa yang perlu kita lakukan agar tujuan tercapai
  3. Kasih tenggat waktu pula kapan seharusnya bisa tercapai [somebody say that goal without time to accomplish is bullshit!]
  4. Letakkan catatan itu ditempat-tempat yang sering terbaca
  5. Ceritakan pada dunia tujuan-tujuan anda
Siap?
Ada yang berhasil, namun banyak pula yang masih ga berhasil. Pernah berpikir panjang perihal ga efektifnya eksekusi ini. Dan tampaknya ada beberapa hal yang perlu ditambahkan, yaitu aktifitas harian.

Standar Kompetensi
Sama seperti bisnis atau sebagai karyawan suatu perusahaan yang masing-masing dari kita perlu Standar Operasional Prosedur [SOP] buat jalani bisnis/ kerjaan. Maka kita perlu SOP harian. Apa-apa yang perlu kita lakukan setiap harinya, setiap minggunya, bahkan setiap bulannya agar tujuan tercapai.

Misal 1 : pengen punya fisik prima dalam 1 tahun ke depan, maka dalam 1 hari harus : push up 100X, sit up 100X, jogging 30 menit, dll. Kemudian ditingkatkan 10% tiap minggunya. Minggu pertama 100X sehari, minggu kedua 110X sehari, minggu ketika 121X sehari, minggu keempat 142 sehari, dan seterusnya. Kalo ga tahan ya dibuat 2 mingguan peingkatannya.

Misal 2 : pengen punya banyak link dalam website/ blog kita dalam 3 bulan kedepan. Maka sehari harus : komen ke 10 blog lain, 10 komen ke komunitas, pasang tautan pada FB, tulis 3 artikel baru dalam blog, kirim 2 artikel pada social network, dan lain sebagainya sampai 3 bulan kedepan.

Gua pengen jadi laki-laki bener, maka gua buat SOP LELAKI gua sendiri. Perihal sehari harus ngapain. Isinya rahasia. Anda buat sendiri versi anda. Buat yang keren ya:)

i'll take care of you | proposal kerja sama

proposal hidup
Terinspirasi film. Terinspirasi seorang laki-laki ketika menawarkan hidupnya pada pujaan hatinya. 'Ngajukan proposal hidup/ cinta' : "I will take care of you". Hem. Guncang tuh hati perempuan. Kalo lakinya normal untuk dicintai. Kalo perempuannya juga normal untuk mencintai pula.

Now, how about business? How about network? What you can promise to your clients?
I will take care our business agreement
I will take care our deal
I will take care our future
kerja sama usaha
Bagaimana membuat mereka percaya untuk mau bekerja sama dengan kita dan kita mampu menjaga kerjasama ini dalam jangka panjang. Itu sebagian seni dari berbisnis. Pake hati. Bukan sekedar hitung-hitungan uang. Dalam setiap transaksi ada 2 pihak yang masing-masing berisi manusia. Dan setiap manusia ada hatinya. Sentuh hatinya, maka Insya Allah better. Are you agree with me?

Nah agar kita ampuh buat nangani apa yang dah kita ucapkan [I'll take care of you], better kita jujur terhadap apa saja kemampuan kita yang kita benar-benar bisa 'take care'. Bukan sekedar mampu dan mau, tapi juga waktu/ kesempatan buat kita lakukan itu. Karena ini menyangkut janji, janji kita sama klien-klien kita. Kita perlu manajemen janji, agar tidak terbengkalai.

susahnya punya banyak janji | belajar berkata "tidak" | cara praktis menangani janji

janji hati
Buat orang yang banyak urusan, kemudian beberapa terbengkalai, adalah kacau kalo dia juga jago janji. Apalagi janji demi menyenangkan hati semua pihak. Duh, ini kelakuan belangku [ semoga dah beres sekarang ]. Semoga ga berulang. Sering juga setelah sekian lama, kemudian jadi ingat pernah janji terhadap seseorang. Baru sadar kita lupa, dan yang dijanjiin juga lupa ato dah ilfil ma janji-janji kita. No good for life no good for business too. Ga asyik juga kalo ditagihnya di akhirat:(

Makanya beberapa orang sibuk pake sekretaris buat ' manajemen janji ', handle beberapa urusan sekaligus. Apalagi kalo sekretarisnya cakep. Selalu siap. Siaaaaap terus. Hemm. Kok kesitu mikirnya? Back. .... Tapi buat kita-kita yang belum punya sekretaris, ya ...

Better coba jalani ini :
  • Belajar berkata tidak. Ga usah lagi njalani/ menjanjikan sesuatu yang kita sendiri ga yakin bakal isa memenuhinya dengan baik. Better say no, kemudian referensikan solusi lain.
"Gua ga mau nyakitin lu nantinya, abis gua janji ternyata ga isa menuhin, better dari sekarang gua bilang 'tidak', and kamu coba hubungi 'si anu' buat solusi masalahmu."
  • Buat buku janji. Semacam buku kerja, berisi all janji, notes kecil saja, agar bisa kebawa kemana-mana.
beri bukti, bukan janji
Aku terkesan dengan seseorang yang ga seberapa kukenal namun aku tahu beberapa karakternya dari Siska, pacarnya, yang kebetulan sahabat di foodcourt Cito [dagang burger]
"Waktu Papaku bilang, kamu boleh sama Siska, asal kamu pindah ke ... [agama], dia jawab : saya tidak menjanjikan apa-apa, dilihat [dibuktikan] saja nanti"
Aku tau maksudnya, bahwa laki-laki ini bukan orang yang mudah kasih janji, tapi ia minta waktu untuk membuktikan diri. Keren. Mau belajar kayak gituan. Simpel dan keren. Kita jadi isa hargai orang-orang yang ngomongnya kayak gini. 

bukan sekedar prihal uang

tujuan hidup
Bukan sekedar perihal uang, namun uang merupakan barometer yang cukup mudah untuk dijadikan ukuran [urusan dunia], setidaknya buatku.

Ketika aku menyebutkan suatu angka pada rekan-rekan kerjaku, bahkan kadang tertulis jelas di blog maupun FB, perihal visi akhir tahun misalnya ; USD 100,000! Bukan kelakuan lazim orang lakukan, terutama di 'wilayah timur' seperti kita yang 'ga biasa' talk about money. Pengen, mau, suka sama uang, tapi sebaiknya tak usah membicarakan. Better talk about Krisdayanti dan Syahrani, ya to?

tujuan pembelajaran
Aku punya beberapa alasan :
  1. Membangun rasa malu andai tujuan ga tercapai, jadi selalu ada motivasi sepanjang waktu
  2. Akan selalu ada yang mengingatkan bahkan memberikan aku masukan tambahan dalam rangka mencapai tujuan tersebut.
  3. Sesungguhnya, jika anda sadari USD 100,000. itu amat sangat kecil jika dibandingkan dengan cashflow duit dunia ini, begitu banyak orang-orang, jutaan, yang memiliki lebih dari angka tersebut, dan kita tak tahu.
  4. Buat ngajarin diri sendiri bahwa ga ada yang ga mungkin dan sebenernya itu mudah.
  5. Semacam affirmasi dan permohonan doa bersama
  6. Akhirnya banyak dapat rekan tambahan yang masing-masing dari kami saling bahu membahu dan bertukar pikiran mencapai tujuan yang sama
Mikir positive wae Gan, biar tangan ga dibawah terus

Sebenernya kunikmatin proses pencapaiannya, caara yang paling praktis dan banyak nganggurnya, yang mana? Sebenernya cuma buatku. Cuma besok kalo tiba-tiba punya istri yang hobbynya Umroh, maka mau tiap bulan pun gua bisa layanin;)

Amin!

antara impian dan budget

Berapa Budget Impian ANDA?
Ketika anda membuka usaha dengan harapan menghasilkan income tambahan 5 juta rupiah perbulan misalnya. Berapa biaya bisnis yang anda budgetkan? Sama seperti jika anda buka franchise tertentu, toko, atau buka usaha sendiri, pasti sudah ada biaya yang disiapkan untuk beberapa bulan awal bisnis berdiri dan berjalan. Disarankan biaya bisnis tersebut tidak mengganggu biaya hidup anda sehari-hari. Jadi, andaikata bisnis tidak berjalan seperti yang anda inginkan, maka tidak akan mengganggu keadaan ekonomi keluarga anda.

menembus impian
Terjun Network Marketing juga demikian. Awalnya saya ingin mendapatkan income tambahan 5 juta perbulan dalam 3 bulan kedepan. Maka yang saya budgetkan adalah 2 juta perbulan untuk biaya operasional dan iklan. Dan andaikata saya gagal, maka 'kehilangan' 2 juta selama beberapa bulan awal tidak mengganggu roda ekonomi saya pada umumnya, biaya lifestyle tetap sama. Menurut saya ini realistis.

Bertahap kemudian ditingkatkan.

modal usaha
Ketika anda memiliki impian yang begitu tinggi, 100 juta perbulan dalam network marketing namun anda masih 'penuh perhitungan' [ kalo ga mau dibilang pelit ] untuk biaya operasional anda [ misal pertemuan, meeting group, brosur, iklan koran, dan lain sebagainya ]. Ya anda buang waktu. Logika berpikirnya sama 'pleg' jika anda mau buka restoran, toko, atau bisnis konvensional lainnya.

Lupakan doktrin upline-upline anda yang menyatakan sebagai bisnis paling murah, hanya biaya daftar 100ribu, dan lain-lain. Dungdung.

mlm indonesia : mlm vs non mlm

MLM Indonesia
Banyak orang anti MLM. Alergi. Dengan berbagai prasangka-prasangka. Ya wajar. Karena perantara bisnis ini banyak disalahgunakan atau diterapkan dengan cara yang tidak sewajarnya. Hingga banyak orang jadi korban, kekecewaan. Ga usah talk about MLM, misal bisnis batu bara, banyak 'daerah gelab' didalamnya, banyak korban, namun ga isa disalahkan bisnisnya, tapi kelakuan orang-orang 'daerah gelab'nya. Banyak orang-orang lain berbisnis dengan putih. Wajar, hampir disemua industri ada wilayah-wilayah 'aneh'. Kita saja yang waspada berurusan.

MLM Bisnis
Banyak pemain MLM yang memang asal rekrut saja, tanpa peduli produk jadi kebutuhan ato ga. Asal ngomong "Nanti bakalan dibantu", ternyata terlantar setelah join. Ato asal bilang "Gampang, nanti cuma tinggal ajak 2 teman...". Kayak ginian yang better dihindari.

MLM ato NON MLM sebenernya sama saja. Ini persamaannya :

Sama-sama cari konsumen.
Semua bisnis pasti cari user produknya. Dan syukur-syukur usernya itu mau untuk mereferensikan perihal produknya jika produk tersebut ternyata memuaskan konsumen. Bedanya di MLM, daripada bayar iklan TV koran dll, maka biaya iklan itu disubsidikan kepada konsumen yang paling aktif bercerita. Ini konsep dasarnya, bukan asal rekrut. Jadi kalo ada member ga dapat duit, ya ga bakal kecewa, lha wong dia memang konsumen produknya, mau dapet member ato ga, dia butuh produknya.

Sama-sama ngembangkan network sebanyak mungkin.
Bisnis apapun cara kerjanya sama. Mau judulnya franchise, keagenan, cabang, terserahlah. Konsepnya sama dengan variasi skala ukuran saja.

Sama-sama ada masa training.
Di MLM orang dikasih training, semacam pendidikan 'wirausaha' untuk dapat meng-komunikasikan produk sebaik mungkin kepada lebih banyak calon pengguna lain. Konsep umum. Ga harus MLM saja yang melakukannya.

MLM Terbaru
Sebenernya hampir ga ada bedanya dengan NON MLM cara kerjanya. Cuma banyak yang cenderung memaksa, kejar-kejar, paksa tutup omset, doktrin-doktrin 'dung-dung' bahwa mereka yang The Best, yang lain jelek. Itu yang musibah. Selain itu ini bisnis modal murah, maka banyak orang mudah terjun ke bisnis ini dan karena murah maka dengan mudah mereka meninggalkannya saat 'ga nyaman'. Coba bandingkan dengan bisnis batu bara yang anda sudah invest 25 milyar, gimana-gimana harus berhasil, hehehe...

Sama-sama Mulut Lewat Mulut! :D

Sukses untuk ANDA;)

cara bisnis | manajemen bisnis : bisnis juga bisa salah

Manajemen Bisnis
Sekian lama jalani bisnis. Pasang surut jeblok ga jelas bangkit lagi dan kini terus bangkit. Aku mencatat beberapa kesalahan yang tak perlu diulang. Harga mahal dari keteledoran. Ga belajar dari orang lain, maunya belajar sendiri, akhirnya ruginya sendiri.

1. Nunggu Sempurna
Tengah tahun lalu aku pengen punya website untuk bisnis Tahitian Noni ku. Website dengan beberapa support : seperti website replika, autoresponder, dan lain-lain. Aku mencari webdesigner. Bertemu 1 orang kutunggu sebulan, terus ga cocok, cari orang lain, kutunggu 2 bulan, ga cocok, trus cari orang lain lagi kutunggu 3 bulan. Endingnya ga jelas. Merasa dikerjain. Apa semua orang IT begini ga isa dipegang janjinya?

Padahal sebenarnya aku mampu buat website sederhana pakai NVU. Aku juga mampu buat Blog. Setelah kupikir-pikir akhirnya kembangkan Jaringan 100 Kota Tahitian Noni. Jalan. Tanpa perlu menunggu. Memang tak sehebat impianku. Namun better than tak ada sama sekali dikerjain tukang janji-janji itu.

Better ga perlu nunggu sempurna untuk jalani sesuatu, jalani saja dulu, dengan yang ada. Keputusan sukses atau tidak ada pada Tuhan, yang ngelihat niatmu, Insya Allah.

2. Ga jalani dulu dengan yang ada, ga sekarang, ga sampai mentok.
Story nya sama dengan point 1, mampunya apa, ya jalani langsung. Ga perlu nunggu. ga perlu tunda. Nyeselnya ga tanggung-tanggung ketika kesempatan hilang. Yang penting dah pernah diperjuangin mentok. Apapun hasilnya tetep puas!

3. Kurang memperhatikan aset yang ada.
Selama ini aku kejar banyak New Member, tapi dari member-member yang sudah ada kurang dapat perhatian. Banyak dari mereka yang ingin mengembangkan bisnis namun bingung ga tahu harus ngapain. 

4. Terlalu banyak yang ingin dicapai ga fokus.
Ya taulah sendiri perihal ini.

5. Ga punya tim management solid sebagai eksekutor.
Banyak yang dipikirkan dan diinginkan, rencana-rencana, perlu 'badan peaksana'. Hehehe.

caraku wawancara kerja calon pegawai [ new partner ]

contoh wawancara
Setiap orang sudah ada warnanya sendiri-sendiri menurutku. Tinggal kamampuan mereka menemukan dan mempertanggungjawabkan warnanya dia sendiri. Warna disini maksudku adalah : Hasrat, keinginan, kemampuan terbaik, dan lain-lain sejenis. Rata-rata yang kuwawancara adalah yang telah kukenal beberapa waktu sebelumnya, karena ada pengalaman ga enak perihal begituan sama orang benar-benar baru.

pertanyaan wawancara
Ciri-ciriku adalah :
  • Aku menempatkan mereka sebagai calon partner. Bukan pegawai. Karena itu isinya % dari berdasar % pendapatan usaha.
  • Kutanyakan beberapa hal perihal hasrat/ hobby mereka. Kalo mereka ga nemu jawabnya karena sering mereka sendiri juga ga nyadarin hasrat mereka sendiri jadi kutanya :
"Apa yang mau kamu lakukan rutin yang kamu suka, bahkan terlalu suka, hingga ga dibayarpun mau, kecuali : seks!?" mantap kan pertanyaanku?
  • Kemudian aku ceritakan projek-projek yang sedang kutanganin, baik komersial, amal, atau bahkan sekedar hobby. Jika komersial, jujur aku ceritakan income yang kudapatkan, serta potensi income yang kuharapkan, serta strategiku tuk mencapai income tersebut. Lalu aku tanyakan pada mereka :
"Dari semua itu, kamu tertantang untuk bantu/ support yang mana?"
"Dari semua itu, kamu bisa bantu/ support yang mana?"
Kurang lebih begitulah. Sisanya tanya jawab biasa.

wawancara kerja
Aku cuma ingin menemukan hasrat atau potensi terbaik mereka dimana dan mengembangkannya. Seiring dengan waktu aku berharap banyak mereka bisa mengambil ilmu yang aku punya, sehingga bisa duplikasi dan mengembangkannya untuk diri mereka sendiri. Jika kemudian bisa oursourching base on 'anak didik', keren dah:)

Oya, biasanya aku wawancara di cafe, bukan dikantor. Ga tau kenapa.

Dari sini aku bisa dapatkan orang-orang terbaikku, karena mereka mengerjakan sesuatu yang mereka suka dan .... DIBAYAR! Hehhe;)

berurusan dengan orang susah dan 'susah'


kebiasaan buruk
"Bro, kita ni orang sama-sama susah, lagi sama-sama jatuh, sangat sedikit sekali sekarang orang yang masih percaya sama kita, setidaknya, dari sedikit orang yang masih percaya sama kita, setidaknya, kita jaga kepercayaannya" Kataku pada suatu SMS, saat ia menghilang tanpa kabar setelah berjanji untuk kesekian kali.
...
"Aku ga masalah sampeyan batalkan janji, minimal kasi tau, confirm, bukan ga ada kabar" Kataku pada suatu telpon, case yang sama..
Coba yang salah siapa?
Yang salah aku sendiri, karena memang sudah karakternya begitu dari bahula kelakuannya. Orang-orang sudah banyak yang ninggalin dia, termasuk kekasihnya sendiri. Kenapa aku masih memberi kesempatan pada diriku sendiri untuk bekerja sama dan ditidakbertanggungjawabi lagi ma dia? Hehehehe.

Jika aku masih memberi kesempatan mungkin perihal belas kasihan, namun urusan belas kasihan dan sosial kadang adalah 2 hal yang bertolak belakang. Kadang orang yang hidupnya susah memang karena kelakuannya yang 'susah'. Bukan nasib hidup yang disalahkan. Bahkan bukan Tuhan pula.

Sama-sama punya kesempatan makan sehari 3X, sama-sama punya kesempatan sekolah, bergaul, berteman, belajar, mengembangkan diri, mengapa nasib orang banyak bertolak belakang? Ada Bill Gates [makmur sungguhan] ada aku [maksa 'makmur', hehehe] misalnya. Kalo dia bilang : "Ya mungkin maunya [takdir] Tuhan memang [garis] takdirnya begini". Tuhan bakal ngomong : "Lho?? Kok nunjuk-nunjuk takdir? Wah, jadi salahku??". Bakalan ngamuk sebenarnya, untung BELIAU Maha Baik. Ga jadi ngamuk BELIAU [kira-kira begitu].

Aku pernah naksir cewek trus banyak kubantu dia secara Financial trus ngomong : "Mas, aku tidak bisa dibeli dengan uang!" [walau tetap diterima pula bantuanku itu]. "ALLAHURABB!!" Teriak batinku. Pikirannya kok ancur gitu? Su'udon sekali? Kalo ada orang sayang trus ngelihat dia susah trus kita bantu malah ga tanya gimana caranya kok aku bisa hasilin segitu banyak buat dia? Biar sekali-kali dia bisa hasilin sendiri. Malah bilang : "Aku ga bisa dibeli pake uang!!" Dungdung!

Akhirnya baru bisa kusadarin kenapa hidupnya susah. Berketurunan susah. Karena mikirnya gitu. Mikir 'susah' buat orang-orang yang berusaha baik buat dia secara hal-hal yang dia belum mampu. Pikiran orang susah menghasilkan tindakan susah dan hasil yang susah pula yang menyusahkan sekitarnya dan semua orang yang berusaha membantunya. Pada ngungsi satu persatu 'malaikat-malaikat'nya.

kebiasaan baik
Aku bekerja. Menghasilkan sesuatu [barometernya uang dan semakin banyak orang yang bisa kubantu melalui bisnisku], itu atas cita-cita 'CINTA' juga. Karena berpikir untuk kualitas kehidupan yang lebih baik buat aku dan pasanganku kelak. Bukan berpikir bahwa pasanganku nantinya bisa dibeli dengan uang ato matre.

Jadi, kalo hidupmu sekarang susah, koreksi pikiran dan hatimu, apa benar memang kamu layak susah dan ato memang kelakuanmu 'susah'?

business = barang bagus + sistem bagus + orang orang bagus

BUSINESS = 
BARANG BAGUS + SISTEM BAGUS + ORANG ORANG BAGUS
Sebenernya cuma mau ngomong itu. Make It Simple. Tapi masa buat artikel ga ada isinya? Tapi kenapa harus dipanjang-panjangin kalo intinya dah dapet? Kayak birokrat saja. Jadi ga asyik.

Bisnis hebat itu karena kesederhanaannya, bukan karena kerumitannya. Kira-kira begitu. Orang-orang hebat karena ia mampu menyederhanakan, bukan memperumit. Kurang lebih juga begitu.

Jelas kerjanya, sumber modal dana peningkatan kualitasnya, penjualannya, masuknya duit dari mana. jadi ingat juga : http://www.yohanwibisono.com/2010/10/kita-bangun-perusahaan-bukan-buat-besar.html

Salam

Trims.

ketika kita punya sesuatu yang ga dipunyai orang lain | buka kursus!!

cara bisnis
5 hari yang lalu iseng mampir rumah saudara di Marina Plaza. Kirim titipan orang rumah. Suami saudariku itu [seorang web dan software developer] sedang santai di computer. Kuambil gitar dan memainkan beberapa nada yang sudah 5 tahun ga pernah kumainkan lewat gitar. Dia perhatikan.
"Iya, ini salah, setiap pegang gitar classic laguku pasti sedih" Kataku
"Enak main Rock"
Kulihat ia mulai belajar main gitar tampaknya. Kaku sekali tangannya.
"Ngapain kok belajar gitar?" Tanyaku keheranan diusia dia yang sudah 33 ini baru mau belajar main gitar.
"Usia 40 nanti aku mau main gitar dipanggung, liveshow!"
"Kenapa?"
"Enak, enjoy"
Kulihat sekali lagi kerja tangannya yang babak belur beradaptasi dengan senar-senar itu [dia pegang gitar listrik].
"Pernah diajarin ginian" tanyaku sambil menunjukkan beberapa cara berlatih gitar yang dulu pernah kupelajari
"Pernah"
"Kalo ini?"
"Belum"
"Ini" kutunjukkan trik yang lain
"Belum juga"
bisnis kecil
Akhirnya kisaran sejam kami saling sharing perihal gitar. Dia tunjukkan beberapa pemain gitar cewek dan cowok dari Jepang [tampaknya terinspirasi dari situ].
"Lumayan, bisa belajar gratis, dulu kursus bayar berapa?"
Baru aku sadar : Ternyata ga perlu hebat-hebat amat untuk jadi guru. Pokok kita tahu lebih banyak [sedikit] dari yang mereka ga tahu, kita isa ajarin something. Ok, idea One Stop Training proyek kerja sama ku dengan Anandyo better segera jalan. Asal harga masuk harga nothing to loose. Misal buka kelas harga 300ribu, murid 20, ya banyak juga dapetnya sehari. Database buanyak, SDM ada, IT lengkap, mau apa lagi?

Ok, buat kurikulumnya today;)

memenangkan pertempurannya [ perdebatannya ], namun tidak memenangan tujuannya

pengertian komunikasi efektif
Aku jago debat, bukan hobby, cuma pernah juara debat ilmiah jaman kuliah dulu. Aku cenderung berdebat, hampir dengan siapa saja yang kuanggap salah, ga pas, terutama ga pas dengan tujuanku.

Namun setelah kuperhatikan, kurasakan bertahun terakhir ini, dibalik semua perdebatan dan protesku aku kehilangan banyak hal dan orang. Orang-orang terbaik, terjujur, terhebat yang pernah kutemui. Bahkan aku kehilangan tujuanku.

Salah berdebat. Adalah salah menyalahkan.

Kita tidak akan pernah mendapatkan seseorang dengan cara kita buktikan bahwa kita benar. Kita ga isa membuat orang mencintai kita dengan cara membuktikan bahwa kita punya banyak cara yang lebih baik dari yang ia sedang lakukan dan rintis saat ini.
Perasaan orang ga isa dimanipulasi dengan something-something yang kita anggap logis. Tapi ga masuk diperasaannya.

tujuan hidup
Terserah beda pendapat ato apa, yang penting tujuan tercapai.
Menurutku berhenti berbicara, berhenti berdebat, do something better tanpa menjanjikan apa-apa. Do something say nothing. Tuhan akan tahu siapa yang terbaik dan pada saatnya yang terbaik akan datang untuk kita.

Biarkan saja beda pendapat, pastikan saja tujuanmu tetap terjaga, eksekusi secepat mungkin.

Jangan banyak bicara...

menulis disaat gamangku | kualitas pertanyaanku menentukan kualitas masa depanku

cara menulis
Aku menulis ini saat gamang. Emang semua pejuang ga pernah gamang?
Aku menulis ini saat ragu. Emang semua pebangkit ga pernah ragu?

Aku sering ketakutan. Merinding. Luruh. Tapi kupastikan takkan lama.
Jantung seperti menggumpal, gemeretak gitu.
Ribuan kali jatuh, jutaan kali kecewa. Tapi apa aku berhenti?

Teman, semua pebangkit-pebangkit, semua Hero, semua pendekar makmur orang-orang terbaik yang sukses sekarang pernah melewati jalan yang sama denganku. So?

Aku menulis saat ini untuk kubaca saat nanti. Bahwa aku pernah disini, dengan kegamangan ini, dengan keraguan ini. Dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Pertanyaan yang membawaku pada kesuksesan.

belajar menulis
Kualitas pertanyaanku menentukan kualitas masa depanku.
Pertanyaan jadi muncul karena kualitas tujuanku.
Jadi ingat dulu punya tujuan, tujuan yang gegap gempita. 10000 member Tahitian Noni, USD 1 Juta dalam 2 tahun, Around The World. Jadi inget dulu pernah tulis : "Orang putus asa seperti batu, dibuang juga gapapa." Ada manfaatnya juga kita tulis-tulis something daily history of our life.

Jadi terbakar karena membaca tulisan sendiri pada masa lalu. Hehhe


Bangkit bro,