Bangun jam 12 tadi, trus ga niat bobo, kuputuskan jalan-jalan sebentar keluar, sendiri. Ke Lawson supermarket yang kebetulan didepan hotel tempat menginapku.
Sebungkus rokok (nyoba), kopi kalengan hangat, korek, roti, dan air mineral. Ga sampai 1000 Yen. Kalo dirupiahkan, cara ngawurnya, tambahin nol 2, berarti ga sampai Rp 100ribu. Rokok Kent di Lawson cuma 70 Yen, lain kalo kita beli lewat kotak mesin, isa 440 Yen. Ada mesinnya didalam hotel. Air mineral sedang 105 Yen, korek gas 100 Yen, Roti 30 Yen, Kopi kaleng hangat, 30 Yen. Lebih mahal air mineral ketimbang kopi.
Di Lawson banyak majalah-majalah, maaf ga tega fotonya. Banyak juga majalah perempuan-perempuan telanjang gitu, terbuka tanpa plastik. Heran. Padahal itu model seperti Indomaret kalo di Indo. Orang-orang disini jarang isa bahasa Inggris kecuali petugas hotel dan Guide. Ada juga tukang becak yang jago Inggris. Tapi secara garis besar jarang. Majalah-majalah tulisan Jepang semua, poster film juga tulisan Jepang. Keren kebanggaan mereka terhadap Negara mereka sendiri.
Banyak materi dikepala dan catatan untuk blog ini, ga mungkin tertulis dalam 1 artikel. Karena disini jarang sempat internetan. Dikamar ga ada wifi [cukup menjengkelkan untuk hotel sekelas bintang seperti ini], jadi ngetiknya diruang bisnis, pinjam laptop Pak Agus Maksum.
Kalo mau lihat foto-foto hari pertama kami di Japan : Japan Tour Tahitian Noni Day 1-2.
Oya, just info, kami [Rombongan Member IPC Tahitian Noni] atas sponsor TahitianNoni Indonesia karena posisi level kami sebagai Pearl. Ya rata-rata omset penjualan group minimal Rp 300 juta perbulan. Biasanya ke USA, namun kalo ini kesempatan kami ke Japan.



3 comments:
(Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
Asyik buanget... meskipun tanpa wifi :lol:
hem...asyik tuh...
Wiw asyik juga tuh jalan2 di tokyo.. kapan ya aku bisa ke sana.. siip sob... btw dah saya follow juga nih
Poskan Komentar