2 ½ jam sebelum hujan

2 1/2 jam sebelum pemberangkatan ke Tokyo
Lalu lalang, pengepung hujan, suara – suara.
Bukan Romeo, jadi tak perlu mati.
Lelaki ini gempita saat menemukanmu.

7 comments:

hartohttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

hmmmmm.... apa yaaa...? (sambil garuk2 kepala)

ajenghttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

Apakah dia tukang ojek payung? ^_^

inge / cyber dreamerhttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

hmmm.... masih bingung maksud tulisannya >.<

1puisihttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

wow...

singkat dan dalam!

Saya selalu suka dengan puisi-puisi pendek semacam ini.

terima kasih sudah mapir di blog puisi saya..

ivan kavalerahttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

Puisi keren. Aku suka diksinya.

kang ianhttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

weh keren..setelah pulang nulis puisi juga mas xixi

Yohan Wibisonohttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

Yang ngerti berarti bisa baca tulis :)