tahitian noni juice, tell the story, yang tulus yang beruntung


[Klik pada gambar untuk memperbesar | 1300 member hanya dengan cerita pengalaman pribadi dalam 2 tahun]

Kenal produk ini [Tahitian Noni Juice] dan memutuskan untuk bergabung [mencoba produknya] 18 Februari 2008 setelah mendengarkan langsung one on one presentation oleh Ibu Natalia Susianingrum. Mungkin juga terkesima oleh banyaknya testimoni hebat, seperti 1/3 otak diamputasi trus isa balik normal, vonis dokter ga punya anak trus punya anak, gagal ginjal isa ga cuci darah lagi, leukemia sembuh, kista ilang, dan lain-lain.

Awalnya konsumsi sendiri untuk babat habis efek samping dari kecanduan Nasi Padang [hehehe, kolesterol], kemudian untuk Mamaku yang vertigo [Alhamdulillah dah sembuh], serta adikku yang 19 tahun asma [sembuh juga]. Trus cerita-cerita ke banyak orang

Produk ajaib yang bantu jutaan pasien meningkat kualitas hidupnya. Bisnis Network Marketing yang paling ga umum yang pernah kutau. Ga ada teriak-teriak :
"Hebat Luar Binasa, eh Biasa!"
"Selamat Pagi!"
Ga ada doktrin-doktrin fokus, atau anggap diri terbaik [yang lain jelek] atau yang lain-lain yang biasa kita temui di dunia Network Marketing atau MLM.

Jalani hampir 3 tahun ini kutemukan ciri-ciri :
  • 90% member bisnis ini ga benar ngerti tentang Marketing Plan Tahitian Noni, kebanyakan dari mereka adalah mantan pasien penyakit [kronis] tertentu yang 'terselamatkan' hidupnya. Setelah sembuh, bersyukur dengan cara TELL THE STORY, menceritakan pengalaman kesembuhan mereka sendiri [pengalaman pribadi] pada banyak orang terutama yang membutuhkan. Makanya banyak orang-orang tulus disini. Jangan kaget kalo banyak orang diem-diem dari sharing-sharing sederhana sehari 1-2 orang dalam setahun dua tahun aja dah dapat pasif income 15 juta sebulan [diluar retail]. Jarang turun, karena isi jaringannya adalah pasien, konsumen produk, bukan bisnisman, ato jenis-jenis orang yang ngaku 'leader'.
  • Kebanyakan yang sukses dibisnis ini adalah mantan pasien, bukan bisnisman.
  • Komunitas ini kalo 'dipaksa' jadi bisnis MLM, misal pake home meeting, pake seminar- seminar leadership, malah ga jalan jaringannya.
  • Yang jalan [maksudnya berhasil mengembangkan jaringan dan income diatas rata-rata] adalah yang tulus bantu sesama. Cerita pengalaman pribadi terbantu tersembuhkan, sharing, ajak konsumsi juga, tawarkan jadi member juga
Sejujurnya dah hampir 10 bulan ini jaringan ga terlalu kuperhatikan. Biar jalan sendiri. Kok ya omset stabil, ya karena isinya konsumen. Orang-orang yang membutuhkan produknya.

Kesimpulan :
  1. Tulus bantu sesama
  2. Bangun jaringan dengan bantu temukan solusi masalah mereka, bukan iming-iming potensi uang
  3. Sederhana [cerita pengalaman pribadi/ keluarga - jujur], konsisten.
  4. Tebar kebaikan maka tuai kebaikan
Link Terkait :

5 comments:

Ipin's coolhttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

kapok ikutan MLM uang ludes mas .....

MATA HATIhttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

seeeeepppp info joss

Yohan Wibisonohttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

ipin's : siapa suruh mau [dikerjain upline yg butuh uang]?

Network itu niatnya bantu sesama, kalo cumaa mikir duit, Insya Allah kolaps. Mau bisnis apapun, kalo niatnya gitu ya pasti kolaps :D

Fais cWaKephttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

terima kasih dah follow blog aku, aku sudah follow balik...

bangauputihhttp://www.blogger.com/img/blank.gif mengatakan...

bener mas, kalau orientasi awalnya cuma uang, uang dan uang, bisnis apapun nggak akan berhasil...
salut buat bisnisnya...