Jalani bidang kesehatan sejak Februari 2008 [ Tahitian Noni ] membuatku banyak berinteraksi dengan pasien, salah satunya pasien kanker dan tumor. Paling sering urusan ma kanker serviks, payudara, dan leukemia. Pernah juga tumor diotak [seingatku 2X dan berhasil]. Ada juga penyakit sejenis seperti hiper/hipotiroid [semacam kelenjar tumbuh di daerah leher].
Beberapa pasien tertangani dengan baik beberapa lagi kurang memuaskan. Seperti anda tahu [jika anda ikuti blog ini], aku menggunakan media Tahitian Noni Juice. Walau Noni Juice ini sampai memegang 2 patent perihal penanganan kanker [kanker payudara dan kanker usus], kadang hasilnya kurang memuaskan. Hal ini buat aku penasaran, maka mulailah coba cari informasi lain sebagai solusi tambahan pengobatan kanker.
Informasi keren aku dapat dari Ibu Titah, pengelola RumahKanker.com. Beliau bercerita perihal seorang tante beliau yang sembuh dari kanker serviks setelah belajar memaafkan orang lain.
Alkisah salah seorang Tante beliau di Jawa Barat menderita kanker sehingga harus menjalani operasi termasuk harus merelakan rahimnya diangkat. Beberapa waktu kemudian setelah operasi ternyata kankernya muncul lagi. 'Kapok' menggunakan jasa medis, Sang Tante beralih ke pengobatan alternatif. Setelah 7 bulan menggunakan media alternatif dan hasilnya malah tambah mengecewakan, Sang Tante kembali ke 'meja operasi'. Saat perut 'dibuka', ternyata dokter tidak berani menindaklanjuti karena kanker telah menyebar kemana-mana. Maka Sang Tante 'dipersilahkan pulang'.
Merasa ajal sudah dekat, Sang Tante mulai melakukan pendekatan pada Tuhan [pasrah], kira-kira gini doanya :
"Tuhan, aku ini kan mau bertemu dengan Engkau, maka pertemukanlah aku dengan Engkau dalam keadaan bersih."
Tampaknya Tuhan mengilhami Sang Tante dengan jawaban : 'Memaafkan orang lain'
Memaafkan orang lain ternyata tidak sekedar melupakan apa yang orang lain pernah lakukan dan menyakiti kita. Memaafkan orang lain ternyata juga memiliki kandungan : mendoakan kebaikan bagi orang yang pernah menyakiti kita.
Percaya ga percaya, Sang Tante mulai membuat daftar nama orang-orang yang ia anggap pernah menyakiti dirinya sekaligus mendoakannya satu persatu. Jangan kaget kalo nama Ibu kandungnya pun ada dalam daftar nama 'orang bersalah' tersebut. Kira-kira kurang lebihnya begini bunyi doanya :
"Ya Tuhan, ampuni aku, ampuni 'si anu' ya Tuhan, sebagaimana Engkau mengampuni aku selama ini. Tuhan berikanlah kebaikan padanya, tambahkanlah kesehatan, ..., ..., .... Aku memaafkan dia sebagaimana Engkau memaafkanku selama ini."
Sang Tante tidak berani memeriksakan kondisi kesehatannya walaupun dirasa semakin membaik hingga 5 tahun kemudian Sang Tante memberanikan diri untuk memeriksakannya dan hasilnya tidak ada sel kanker diperutnya!
Cerita ini kuceritakan berulang-ulang pada pasien-pasien kanker [dan sejenis] yang setelah konsumsi Tahitian Noni Juice selama beberapa waktu kok hasilnya tidak seperti pasien lain yang segera sembuh. Beberapa akhirnya memang terungkap bahwa pasien-pasien tersebut memang masih punya dendam sama masa lalunya. Entah sama suami, menantu, dan lain-lain.
Eh, banyak yang terbantu dan sembuh lho. Bisa dicoba:D
Informasi/ kisah sejenis :
- Ref Ibu Titah Rahayu : http://books.google.co.id/books?id=DbPzGep7IdcC&printsec=frontcover&source=gbs_slider_thumb#v=onepage&q&f=false
- Ref FB Timothy Wibowo : http://www.facebook.com/notes/timothy-wibowo/disembuhkan-karena-mengampuni/419133921625
- Kalo mau testimoni kesembuhan dengan Tahitian Noni Juice : http://obatkanker-sembuh.blogspot.com/
19 comments:
Thanks Mas Yohan, semoga kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi sesama. Kisah sejenis bisa dibaca di: http://books.google.co.id/books?id=DbPzGep7IdcC&printsec=frontcover&source=gbs_slider_thumb#v=onepage&q&f=false
(sayang di toko bukunya sudah gak ada...)
hal ini pula yang diajarkan Rasul
mat kenal shob.....
Wah bener bangets sob artikelnya setuju aku
bener mas, saya banyak melihat hal yang serupa dengan ibu Titah yang mas ceritakan. begitupu sebaliknya, jika ada orang yang tidak mau memaafkan kita, bisa jadi timbul penyakit seperti kanker dll. jadi harus bersungguh-sungguh meminta maaf kepada orang yang bersangkutan baru bisa sembuh, tanpa bantuan dokter dan obat-medis.
salam
sebenar-benarnya apa yang terjadi atas diri kita adalah andilnya kesalahan kita sendiri, orang lain tetaplah orang lain bukan sesuatu yang relevan dijadikan sebab atas keadaan kita saat ini, semuanya berasal dari kita, coba kita berpikir ulang. Dan benar, maaf itu menyembuhkan.
salam, terima kasih sudah memfollo saya
eh kirain pake hati beneran, ternyata belajar memaafkan. tapi, hm..bener juga sih..:)
cerita yang inspiratif
Mungkin penyakit yang diberikan kepada si Tante tadi, merupakan teguran atas rasa dendamnya selama ini.
Penyakit yang datangnya dari Allah, obatnya juga dari Allah. Obat yang tidak mahal harganya. Obatnya hanyalah ketulusan hati untuk memaafkan orang-orang yang pernah menyakitinya. Sungguh mulia pertolongan dan hidayah yang diberikan Allah kepada Tante itu.
Wah, terapi yang sangat efektif menurut saya....
Biaya bisa ditekan, kebaikan dan amal bisa bertambah...
Salam kenal mas....
Bener2 kisah yang inspiratif. Memang saya pernah mendengar tentang penyakit kanker ini timbul karena kita mempunyai kepahitan akan masa lalu yang kita pendam di dalam hati. Cara satu-satunya yang ampuh untuk menghilangkan kanker adalah dengan memaafkan orang yang pernah melakukan kesalahan kepada kita pada masa lalu. Thanks for share. God Bless you !!
nice info friend
tq infona :)
Selamat siang penghuni rumah yang baik… :-D
DIRGAHAYU RI 65 – Salam Generasi Muda Bangsa Indonesia
Semangat ~ Sehat ~ dan Sukses Selalu
Salam… ;-)
Wah, artikelnya guna banget, makasih ya mas..
pengalaman yang berharga.. thanks a lot
Nice blog, nice artikel. Salam kenal balik dari saya. Terima kasih sudah mampir ke blog saya. Slmt menjalankan ibadah puasa.
Jika mengenai kanker, saya jadi teringat Ibu saya, yang meninggal 11 tahun yang lalu, karena Kanker Payudara.
Bukannya saya kaget, hanya kembali menyakinkan diri ini, bahwa ksembuhan penyakit fisik itu, bisa disembuhkan dengan kekuatan hati. D
Dalam hal ini kekuatan memaafkan, kekuatan untuk mencintai sesama.
Menyimpan dendam memang menyebabkan pnykit y, mas..
*slm knl dan mksih ud mampir d blogkuw*
Poskan Komentar