
Modal Usaha tanpa Modal
Kalo definisi Modal Usaha diatas tanpa memperhitungkan uang bensin, pulsa, dan urusan perut sepanjang prosesnya, boleh kita ngomong tanpa Modal. Tapi kalo semua dihitung kalkulasi nilai rupiahnya, ya ga ada bisnis yang benar-benar tanpa Modal.
Aku pernah bangun bisnis hasil jutaan dengan Modal Usaha dibawah 100ribu. Sebagian masih jalan sampai sekarang.
Sedikit 'melompat' ya?
Allah itu Zat yang Maha Sangat Bertanggung Jawab. Ga mungkin 'Beliau' ciptakan manusia, turunkan ke Bumi, dengan tanpa alat untuk bertahan hidup, bahkan menikmati hidup. Sebenernya kalo hitung-hitungan Modal Usaha, kita udah punya lebih dari cukup untuk berjuang dan dapatkan hasil di muka bumi ini. Kecuali buat anda jenis makhluk hidup yang skeptis dan 'meremehkan' kemampuan Gusti Allah mengatur makhluknya, alasan 'menentang' bisa dicari.
Ini beberapa dari banyak Modal Usaha yang diberikan :
Pintu komunikasi 24 jam langsung direct dengan Beliau [DOA].
Coba dirasa-rasa pikir-pikir. Dibalik ke-Maha Kuasa-nya 'Beliau', begitu 'Rendah Hati' [Maha Pemurah] Pencipta kita ni. Pintu komunikasi kita pada-Nya terbuka 24 jam, langsung isa curhat, sharing, minta bantuan, 'ngajak mikir', dan kontemplasi [review ulang].
Coba urusan manusia, mau ketemu Pak RT aja kadang harus buat janji temu dulu.
Akal pikiran, hati, anggota badan.
Contoh 1
Pernah ada teman A yang diminta tolongin teman B buat bantu suplai batu bara ke perusahaan tempat teman B bekerja. Teman A bilang :
"Ada surat contoh barang [certificate analysis] batu bara yang biasa masuk ke tempatmu?""Ada, mau?""Ya mau lah, sama level harga batu bara tersebut yang biasa diterima perusahaanmu""Kalo harga sepanjang kutahu untuk kalori X, harga Rp Y" Kata teman B sambil kasih copy certificate analysis"Oke" jawab teman A
Esok harinya teman A menanyakan pada teman C yang kerja di supplier batu bara.
"Bro, kalo barang seperti ini [sambil menunjukkan certificate analysis batu baranya] kamu isa suplai? Kalo minimal order sekian tiap M periode, kirim ke tempat B, isa? Kalo mereka minta harga Rp Y, kamu isa kasi aku komisi berapa? Hehehe"
Kurang lebih begitulah :D Pake akal pikiran, hati dan anggota badan buat komunikasi.
Contoh 2
"Bos, kira-kira kamu isa pasarin Washing Ball?" Hendra"Liat barang, kualitas, hargamu""Ya barang yang sama kita suplai ke Jakarta, bedanya Surabaya kita buat ga pake MLM lah, kita punya yang lebih baik dari pada saingan kita di Jakarta, isi lebih banyak, harga Rp A""Kemahalan Bro""Trus berapa harga jual?""Aku riset dulu ya?"
Sekian waktu kemudian aku riset, telpon teman [Pak M] yang biasa pasarin barang instansi to instansi [dia pegang beberapa promotor pemasaran], sharing dan minta pendapat beliau, setting sistem penjualan, iklan lowongan kerja di Jawa Pos sekali [Rp 297.000,- | kalo ini dianggap sebagai modal usaha, kini aku dah dapat lebih dari 100X pendapatan dari modal usaha yang 'harus' kukeluarkan dari pemasaran ini]
Barang datang, pasukan Pak Melky bekerja :D
Anda mengerti maksud saya? Oya, modal mendatangkan Washing Ball bukan dari saya.
- Berpikir bisa maka akal pikiran dan hati akan menemukan 'kebisaannya'
- Berpikir tidak bisa maka akal pikiran dan hati akan menemukan 'ketidakbisaannya'
1 comments:
MAMPIR NIH MAS, RONDA MALAM-MALAM, NIH ARTIKEL MAKSUDNYA GMN MASH??
Poskan Komentar