bagaimana cara memprediksi potensi keberhasilan kerjasama dengan hal sederhana di awal

tes potensi
Berhubungan dengan banyak orang, kemudian mencoba jalin kerja bisnis dan banyak deal bisnis, mengajarkan kita banyak hal. Salah satunya perihal : Potensi bahwa orang ni isa dipercaya ato ga. Perihal kerjasama kita dimasa mendatang. Biasanya kelihatan dari awal-awal kerjasama ato komitmen. Walau aku sering 'melanggarnya' karena 'ga tegaan' ato : "Coba kasih kesempatan, siapa tau nanti dia better ato berubah", kenyataannya masih sering 'dikerjain' juga. ya resiko ditanggung sendiri.

Jadi mulai sekarang percayai intuisi dan pengalaman anda. Sayang sia-sia tuh intuisi dikasih sama Tuhan dan pengalaman rugi diulangin terus.

Beberapa hal yang kujadikan pertimbangan kalo mau meletakkan kepercayaan sama orang :
  1. Better awal, sebelum membangun komitmen, doa dulu : "Tuhan, tolong beri petunjuk apakah ia baik untuk kerjasama kami" [Simpelnya kira-kira demikian].
  2. Kalo dia Moslem, kuperhatikan bagaimana ia memperlakukan Sholatnya.
  3. Lihat bagaimana ia memperlakukan keluarganya
  4. Kucoba 3 kali buat janji dengan dia, lihat bagaimana ia tepat waktu, terlambat, ato datang tepat pada waktunya.
  5. Lihat respond dia waktu aku [berpura-pura] menjelek-jelekkan orang lain.
  6. Lihat bagaimana dia mengakui [ato tidak] jika salah.
  7. Lihat apakah ia mudah untuk membuat janji ato komitmen, misal : "Gampang Pak, itu bisa diatur, nanti kia gini, gitu, gini, gampang, tinggal saya..."
  8. Lihat bagaimana ia menunda janji.
  9. Lihat bagaimana ia memberi alasan.
potensi diri
Ada orang baik karena dia memang baik, namun ada orang baik karena ia membaca buku-buku cara berbisnis, pengembangan diri, cara menambah teman, namun hanya trik-trik/ tips saja yang ia lakukan sesuai dengan buku, bukan hati.

Kadang Tuhan memberi petunjuk perihal hal-hal kecil. Tapi jangan menunggu hal besar hingga anda tidak mampu menahan kerugiannya.

Yang jadi masalah buatku adalah ketika kita sudah berkomitmen dengan seseorang untuk kerjasama kemudian 'ditengah jalan' kita menemukan bahwa orang ini ga layak untuk kita ajak kerja sama. Padahal dah deal. Kelemahanku adalah mudah menaruh kepercayaan pada orang. Dan termanfaatkan. Mudah untuk menyetujui kerjasama jangka panjang terhadap orang-oraang yang baru ku kenal. Better jangan menaruh komitmen apapun sebelum kita yakin penuh bahwa ia layak 'dikomitmeni' dalam jangka panjang.

Ya sekarang lagi kejadian. Jadi bingung.

0 comments: